copyright @ x-one. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Karena Engkau Aku Bahagia


Karena Engkau Aku Bahagia
 
Karang Tajam Menusuk Hati
Arti Hidup Tak dapat kuterjemahkan
Tiap langkahku menuai sedih
Kabut gelap menghalangi bahagiaku
Aku bangkit dan berdiri
Menghindari Cobaan yang menerpa
Dibalik kesedihan kau datang
Menolongku yang terpuruk
Karena engkau aku bertahan
Arti hidup t’lah kutemukan
Tiada lagi kata sedih
Karena engkau aku bahagia


By  :          
Kristi Kartika        
SMA Negeri Purworejo
Dikutip dari majalah MOP
(Lupa edisi berapa he :D)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

FIRST KISS he... :D


Heyy guys,,kali ini gw mau share pengalaman aja. Kejadian’y 20 Maret 2011. Ehh,, tp Sssssttttt don’t say to the others yaahhh…. This is so secret…. (secret og di share mas2… :P)
20 Maret 2011 gw dapet orderan nih buat nemenin siswa-siswa practice their English. Yaah lumayanlah honornya bisa buat makan sehari… He :D skalian refreshing gratisss gituuu…
Nah kebetulan siswa yang gw pegang udah lumayan mahir. Ada sich beberapa yang malu-malu. Mereka semua juga sebaya ama gw.. jadi gw bawanya enjoyyy  ajjja…. ^_^
Practice berlangsung cepettt bgt. Jadi jam 3 udah meluncurrr ke marlioboro. Marlioboro, sebuah tempat yang cukup ramai dan digemari masyarakat se-INA.. But hamper tiap minggu gue kesana.. jadi yaa boring bgt… Nah,,kebetulan gue Cuma berdua wktu itudengan seorang gadis manis… he… :p..
Qt mutusin buat istirahat sejenak dlm bus, kan capek bgt abis seharian naik turun candi… dalam perjalanan berdiri teruss lg…. hadeu2…. Ckckckckck
Plus minus seperempat jam laah kita istirahat, kemudian abiz mesin bus dimatiin, yaahh kita mutusin untuk turun… tau gax kenapa???
Yaaa panaslah ac-na kan ikut mati juga… he
Yaa udah qt berdua turun.. e.e..e… di jalan kita ktemu ama MISS S yg udah gw anggep kyk kakak gw sendiri.. trus gw ajakin deh utk hunting tourist … e..e .. dy jg mau…
Yahh meluncurlah qt menyusuri sore hari di marlioboro…. Mantappp euyy… :p
Setelah berkeliling bolak-balik nyebrang jalan karna tourist slalu berposisi di sebrang kami.. Nasiblaahh… ckckckck
Then after many tourist I get, this is the special tourist for me… b’cuz when we talk to her Miss S asked to kiss her cheek… Oh Nooo…> ahahhahaha
After taking photo with her the she go b’cuz she’s in a hurry.. but do you know what happen????
Ahihihihiy….
Before she go, she kiss my cheek.. Miss S and my friend laugh loudly.. I was ashame. You know right Marlioboro is like in a big city, It was very crowd…
And you know, they pay their attention to me… hahahaha
Yeah bgitulah kisah terunik hari itu and I’ll not forget the Mrs E*vi’s kiss who came from Germany..
Hehe ^_^
That’s the first time kiss for me… Thank you so much Mrs E*vi… ckckck
To my friend and Miss S don’t say about it to my friend… He…

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Memendam Rasa Rindu


Assalamu'alaikum..... 
Guys,, maaf ya lama gax posting... sibux dengan tugas2 di sekolah.... kacau.....
eh ni tiba-tiba gue nemuin cerpen di Notebook gue.... gue sndiri lupa kapan gue bikin'y... gw jg gax nyangka kalo itu gw yg bikin.... mgkin ini cerpen pertama gw..... sbagian kata mgkin msh ngutip dr org lain... tapi maaf gax gw cantumin,,gw sendiri aja lupa kalo gw p'nah bikin ni cerpen....
Ya udah langsung ajja... Cekidotzzz..... ^~^


Memendam Rasa Rindu
Semakin aku usir semakin ia hadir, dan semakin kulupakan, semakin ia membelenggu pikiranku. Kusadar kini mungkin hatiku memang milikmu biarpun jauh kularikan diri. Namun ia tetap melingkar di tangkai naluri.
Kulangkahkan kakiku, membuka tirai jendela. Memandang gumpalan awan tipis yang menyelimuti langit. Seekor burung kenari bernyanyi dengan merdunya di depan kamarku. Hamparan padang rumput membuat suasana pagi itu semakin indah.
”Dhi, indah sekali udara pagi ini” kataku kepada Adhi, sahabat sekamar kostku yang sedang mandi sembari bernyanyi dengan suaranya yang setengah pas-pasan.
Tak ada sahutan darinya.
“kamu mau ikut aku lari pagi gak?!” aku berteriak sambil menggedor pintu kamar mandi.
“Oh ya tentu donk, tungguin bentar.” kali ini ia mendengar teriakanku.
“Ya buruan”jawabku singkat.
Setelah selesai berdandan layaknya artis holywood mereka pun langsung menuju ke sebuah taman yang tak jauh dari tempat kost mereka.
“Hey, gimana hubungan kamu dengan Dinda?” tanya Adhi dengan penuh tanda tanya.
“Ah, biasa-biasa aja”, jawabku singkat.
“Masa’ sich?kulihat makin lama hubungan kalian makin dekat. Ayolah crita dengan sahabatmu ini!” tanya Adhi dengan penuh harap.
“Iya sich Dhi, semakin lama Aku semakin dekat dengannya tapi aku sendiri tak tahu gimana perasaanku padanya. Apalagi udah berkali-kali Dinda nyatain cinta ke aku Dhi”,curhatku pada sahabat baikku.
“Lha trus?”
“Ya slama ini aku slalu menolaknya, baru 2 hari kemaren dia nyatain cintanya lg ke aku.”
“kamu tolak lagi?”
“Ya gak sich, aku blum menjawabnya. Aku takut gak bisa bahagiain dia.”(Uuh,,,,So sweet)
“Kenapa?”
“ya kamu tahu sendiri kan,  aku ini orangnya super sibuk, apalagi bentar lagi aku mau nglanjutin study ke luar negeri”
Tiba-tiba dari kejauhan kulihat Dinda, sesosok gadis cantik, menarik, rambutnya sebahu tak berketombe, kulitnya kuning langsat bagai bidadari yang turun dari kahyangan.
“Wah pucuk dicinta Sayangmu pun tiba Sob”, ledek Adhi.
“Ah kamu nie! Sssttt!!!!”
“Pagi Dinda!”sapaku pada gadis manis itu. Bersamaan dengan Adhi.
“Pagi Adhi,,Pagi Kanda!” jawab Dinda dengan senyumannya yang merekah membawa kedamaian di hati.
(wah… serasa mau melayang dipanggil kanda hehehe…)
Namun Hatiku bertanya-tanya, tak seperti biasanya Ia memanggilku Kandha, biasanya Ia hanya memanggilku dengan sebutan Akang. Mungkinkah Ia sekarang sudah menganggapku lebih dari sekedar sahabat ataukah karena aku memanggilnya Dinda?(Itoe kan emang namanya, mau dipanggil apalagi coba)
“Wah jadi pihak ketiga dong gue?!”, gumam Adhi dalam hatinya dan kemudian langsung berpamitan untuk nglanjutin olahraga. Aku dan Dinda hanya melangkahkan kaki sejengkal demi sejengkal menyusuri taman nan hijau.
“sialan tuch Adhi, bukannya bantuin gue malah kabur!”, gumamku sambil memikirkan bagaimana caranya agar tidak salah tingkah di depan Dinda.
“Kanda, kudengar Kanda akan melanjutkan study ke luar negeri ya?”
Mendengar itu, pikiranku terbang melayang, aku bingung mau jawab apa. Tak tega ku mengatakannya karena slama ini cintanya belum ku balas.
“Apakah Kanda akan tetap pergi ?” Tanya Dinda sambil menatap wajah teduhku yang menunduk memandangi paving di sepanjang jalan.
”Maafkan daku Dinda, aku memang harus pergi mengejar impianku slama ini” jawabku dengan suara lirih.
Genangan air menyelimuti matanya yang tak lama menjadi butir-butir bening seperti embun. Ku peluk Dinda dengan sebelah tangan kananku sambil tetap terus berjalan menyusuri taman.
Kucoba menenangkan gadis manis ini, dan tak berapa lama butir-butir embun dari matanya tak lagi muncul. Hati Dinda mulai tenang. Kuajak Dinda duduk di sebuah bangku taman di bawah pohon yang cukup rindang.
”Dinda, Kanda minta maaf dari hati Kanda yang paling dalam”, kataku dengan sedikit mesra.
”Baiklah Kanda, kalau memang itu kehendak Kanda, Dinda tidak bisa melarangnya, Dinda hanya bisa berdo’a demi kesuksesan Kanda.”
”Terimaksih Dinda”. Jawabku singkat.
”Namun sebelum Kanda pergi, Dinda ingin menanyakan jawaban kepastian dari Kanda atas pertanyaan Dinda dua hari lalu. Gimana Kanda?Apakah Kanda mau berlabuh di hati Dinda?”
”Maaf Dinda. Kanda belum bisa menjawabnya sekarang. Esok hari tanggal 26 April Kanda akan menjawabnya. Pada hari itu Kanda menerima hasil seleksi beasiswa Kanda.”
”Baiklah Kanda, Dinda akan slalu setia meunggu Kanda.” Jawab Dinda.
Hari semakin terik. Panasnya sinar mentari mulai menyengat kulit. Kuputuskan untuk mengakhiri perbincangan kami pagi itu. Kuantarkan Dinda ke rumahnya yang kebetulan searah dengan jalan menuju kostku.
Keesokan harinya tanggal 26 April, ternyata aku diterima di dua jenis program, yaitu short program dan long program.. Kebimbangan memenuhi seluruh pikiranku. aku tak langsung memutuskannya.
Tiba-tiba aku teringat akan sosok Dinda yang sangat mencintaiku dengan sepenuh hatinya. Terlintas sebuah pertanyaan ’mungkinkah hatiku ini miliknya?’. Kuputuskan untuk pergi ke mushola dan memohon petunjuk kepada Sang Pencipta.
Tak lama kemudian, akhirnya aku memutuskan untuk memilih program jangka pendek. Dengan diantar oleh Adhi menggunakan Skyline yang baru kami beli, aku menemui Dinda di rumahnya.
”Dinda engkau telah mengetuk pintu hatiku dan kau pancarkan cahaya kehidupan hingga aku berpijar.  Kau masuk dalam hidupku dan kau buat aku merasakan makna cinta sejati. ” ujarku sok puitis
”Kanda sepanjang kehidupanku, aku slalu mencari sebentuk kelembutan hati cinta sejati.  Kini usai sudah segala penantian panjangku, setelah kutemukan dirimu.  Hanya di hatimu akan kulabuhkan hidupku karena Kakandalah cinta sejatiku.  Bimbinglah daku selalu dalam pelukmu Kanda.” jawab Dinda lebih puitis dariku (wah wah wah)
”Dipenghujung mudaku telah kupilih dirimu sebagai pendamping hidupku, sampai akhir lajangku telah kau yakinkan aku untuk kuhabiskan hidupku bersamamu.  Telah kujelajahi dunia dan aku terhenti karena sosok dirimu yang meruntuhkan egoku”
Ayah Dinda keluar dan akku langsung menjabat tangan beliau. Kusampaikan maksud kedatanganku bahwa sepulangnya aku menempuh pendidikanku di negeri orang aku akan meminang Dinda untuk menjadi pendamping hidupku. Alhamdulillah, orang tua Dinda menerima lamaranku.
Setelah selesai berbincang-bincang aku segera berpamitan karena keesokan harinya aku harus berangkat.
Tak terasa waktu satu bulan tlah terlewati. Pendidikanku di luar negeri tlah selesai, aku pun kembali ke Indonesia. Setibanya di negeri tercinta, aku langsung meminang Dinda. Aku menikah di usia yang masih tergolong muda. Tak peduli apa kata orang.
 Kami pun menjalani hidup dengan penuh senyuman. Hari-hari kami terlewati dengan tembang manis di hati kami masing-masing.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Puisi untuk B*******

Puisi nie kubuat b'dasarkan permintaan salah s'orang sahabatku  DAMN GIRL..
agak kesulitan sich,,krn perlu menjiwai p'rasaan yg sedang tak kurasakan..
apalagi prlu b'peran sbg s'org gadis...
hmmm....
tapi gax apalah....
sahabat adalah segala-galanya bagi gw...
mgkin gax kyk puisi....malah mirip sprti curhatan...
silahkan dinikmati...


Kasihku . . .
Kau adalah Pangeran hatiku
Pangeran yang slama ini kuidamkan
Pangeran yang slalu kudambakan

Dalam mimpiku,
Slalu terbayang wajahmu
Wajahmu nan rupawan
Menghiasi mimpi indahku

Oh Kasih . . .
Ku ingin lewati hari-hariku bersamamu
Hanya bersamamu slalu
Seperti layaknya tanaman dengan akarnya

Kasihku . . .
Engkau tempatku bersandar
Engkau tempatku bernaung
Dalam suka maupun duka

Kasihku . . .
Janji manis yang terucap dari bibirmu
Slalu terbayang dalam setiap derap langkahku
Menyejukkan hati dan pikiranku

'Sayang , , ,
Meskipun guntur menyambar
Meskipun tsunami menghadang
Ku kan tetap slalu bersamamu'

Kasih . . .
Kini semua janji manismu
Tak lagi menjadi penyejuk hatiku
Tak lagi menjadi buah semangatku

Janji manismu
T’lah sirna tertiup angin
T’lah lenyap tertelan ombak samudera
T’lah tiada sepanjang masa

Semua janji manismu
Bagaikan buah simalakama
Seperti layaknya pisau tajam yang menyayat hatiku
Seperti layaknya timah panas yang menusuk jantungku

Perih . . .
Perih hati ini
Tak pernah kusangka
Setega itukah engkau melukai hatiku ?!!

Oh Pangeran Hatiku . . .
Kenapa ???
Kenapa engkau menjadi penghianat cinta
Bak harimau yang menerkam mangsanya

Slalu kujaga tanya yang merasuki pikiranku
Namun, terlalu rapuh hati ini
Tak sanggup ku menahannya
'Mungkinkah ada bunga lain mekar dalam hatimu?'

Biarlah . . .
Hanya kamu
Dan Tuhanmu-lah yang tahu
Apa sesungguhnya isi hatimu

Kini, semua t’lah terkurung dalam ruang pengharapanku

Berisi berjuta kenangan yang hadir bersamamu

Tak ingin ku membongkarnya kembali

Meski pisau kesedihan t’lah tertusuk di lubuk hatiku


By : x_one
6 September 2010
*Karyaku di Kamar*

*Puisi ini tertulis dalam tinta merah dan
didedikasikan untuk sahabatku
yang sedang putus cinta...

UP DATE : puisi tu bwt sosok wanita B******* yang udah buat hidup gw ancuuurrrr.........!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
PLEASE...!!! jAngan ada yg ngungkit mslh itu lg d dpan gw.... gw kagak mau baca/dger/nyebut namanya lg.... she's a DAMNED...!!!!!!!!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Gadis Tak Berperasaan

Hi Guys...
kali nie gw pengin curhat lewat puisi yang udah gw buat...tak tahu kenapa sma nie gw seneng banget bikin puisi...hmmm.terbawa perasaan kali yee...
langsung aja nie gw sajikan puisi yang cukup panjang...kalo ada waktu tolong kasih comment yua,,udah baguz apa blum puisi gw nie...


Gadis tak berperasaan

Gadis itu . . .
membuatku tersipu
akan wajahnya yang cantik jelita
dan senyumnya yang menawan
bagai bidadari turun dari kahyangan

ingin ku memilikinya
namun apalah daya
hati ini tak mampu mengatakannya
semuanya terpendam oleh waktu yang kian berlalu
pupus harapan ini

seiring berjalannya waktu
tiba saatnya penerimaan murid baru
dan akhirnya ‘kau’ mendapatkan penggantiku
yang mungkin lebih baik dari diriku
seorang kutu buku
yang setia mencari ilmu

Namun tak kusangka
Gadis yang selama ini ku puja-puja
Ku damba-dambakan
Ternyata bagaikan musuh dalam selimut
Bagaikan katak dalam tempurung

Gadis itu. . .
Menyapaku dengan lembut
Dengan penuh senyuman
yang merekah membawa kedamaian dalam hatiku

Namun ternyata terdapat maksud dibalik semua itu
Sebuah maksud yang tak bisa kuduga
Setelah ku cermati
Ternyata ada laki-laki di sampingmu
Dy tersenyum ketika kau melakukan itu

Sejenak aku berpikir
Dan akhirnya kutemukan maksud di balik semua itu
Dibalik senyum manismu itu
Ternyata KAU MENGHINAKU.

Hinaanmu itu
lebih menyakitkan daripada ditusuk seribu jarum
kau menganggapku seolah aku ini hanya kutu buku yang tak tahu apa-apa
seorang yang rela mengemis demi mendapatkan cintamu

Namun,,kau SALAH BESAR
Karena aku tahu melebihi apa yang kau tahu
Aku mengetahui apa yang tak kamu ketahui
Dan aku bukanlah pengemis cinta

Aku tahu kau sedang ada masalah dengan laki-laki itu
Dan dy mengira akulah penyebab semua itu
Namun aku tak tahu apa salah diriku
Aku tak pernah mengusikmu
Bahkan akupun tak pernah menyentuhmu sedikitpun
Namun kenapa kau menyalahkanku?

Dunia ini tak sesempit yang kau kira
Masih banyak gadis yang ingin menjadi pendampingku
Yang jauh lebih baik darimu
Yang setia menemaniku di sepanjang waktu
Yang aku yakin tak kan pernah melakukan hal itu kepadaku

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS