copyright @ x-one. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

X-One


X-One

X-One . . .
S’buah kata pembangkit semangat
Tersemat di setiap jiwa
Para generasi X dunia
X-One . . .
Kata yang akan menjulang di pucuk dunia
Takkan mudah terkalahkan
Oleh para D*mn DUNIA
X-One . . .
Menghantam ombak samudra
Menyelami segitiga Bermuda
Mengukir prestasi dimanapun berada
X-One . . .
Takkan tergantikan
Abadi di dalam jiwa
Para generasi muda – X



By       :
X- One Sang Generasi X

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Bumerang Kecerdasan * dari para Generasi X


Bumerang Kecerdasan * dari para Generasi X

Cerdas  . . . . .
Tak selamanya akan mekar
Tak selamanya berbuah emas
Tak selamanya menjadi pemenang
Kebodohan . . . . .
Membuatnya menjadi boomerang
Membantai para ilmuwan dunia
Menghancurkan indahnya Kecerdasan
Tersisa sebuah kata pahit
“FRUSTASI”
Meninggalkan luka mendalam
Bagi para generasi dunia
Namun . . .
Dengan semangat para pejuang dunia
Semua itu akan sirna
Kegagalan akan menjadi jembatan kesuksesan
Tuk meraih mimpi di masa depan



By     :
X-One Peraih Mimpi
12 Februari 2011

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Hati yang T’lah Layu


Hati yang T’lah Layu

Hati . . . .
Tak dapat dibohongi
Tak dapat diterka
Tak dapat pula dipengaruhi
Jarum yang t’lah tertancap, takkan mudah dicabut
Kerikil yang tersisa, akan menjadi bongkahan besar
Begitu pula Api
Akan membakar habis Hutan Amazon
Namun , , ,
Hati yang mati dapat menghiasi dunia
Hanya ketika ditaburi bunga senyuman
Sebuah benih senyuman lebih berarti daripada 1 Ton Emas
Bungaku kini t’lah pergi
Ke negeri antah berantah
Takkan pernah kembali
Selamat Tinggal, KASIH.



By          :
X-One di hatinya
10 Februari 2011

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Dindaku Tertancap di Ruang Pengharapan


Dindaku Tertancap di Ruang Pengharapan

Dinda  . . . . .
Kenapa matahari tiba-tiba berubah menjadi awan gelap???
Badai menerjang ketika rembulan bersinar cerah
Tsunami menghantam ketika lautan sedang surut
Dinda . . . . .
Mustahil rasanya
Semuanya berubah dalam kedipan mata
Tak sanggup ku menerima ini semua
Pisau tajam t’lah menyayat hati kasihku
Ruang pengharapanku t’lah terbakar oleh api kecemburuan
Sikapmu t’lah menusuk ruang jantungku
Diam . . . . .
Hanya itu yang bisa kukatakan
Sembari menitikkan air mata
Bersimpuh di hadapan Sang Kuasa
“Ambil nyawaku, TUHAN”    *-*



By          :
X-One di hatinya
February, 9th 2011

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Cintaku di Ujung Tebing


Cintaku di Ujung Tebing

Cinta . . .
Membuatku buta segalanya
Gajah di pelupuk mata pun tak tampak
Hanya seekor semut di ujung jalan yang terlihat olehku
Sungguh menyedihkan . . .
Air mata menititk di hadapan Sang Khaliq
Pikiran melayang tertuju padanya
Hati seakan terbuai oleh lembutnya awan
Namun , , ,
Awan hitam tiba-tiba datang
Menyapu indahnya hati dan cinta
Memutus tali kasih sayang
Sirna . . .
Hanya tersisa sebuah harapan
“Tebarkan bunga-bunga senyum di hati Kanda
Kembalilah, Sayang “



By          :
X-One di hatinya
January, 19th 2011

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS